Pesan kesalahan

  • Deprecated function: Array and string offset access syntax with curly braces is deprecated in include_once() (line 20 of /home/kucingki/public_html/includes/file.phar.inc).
  • Deprecated function: Array and string offset access syntax with curly braces is deprecated dalam include_once() (baris 14 dari /home/kucingki/public_html/themes/engines/phptemplate/phptemplate.engine).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Deprecated function: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters dalam drupal_get_feeds() (baris 394 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).

Daur/Siklus Hidup Tungau/ kutu Telinga/ Ear mite

Versi ramah cetakSend by emailPDF version

Seluruh siklus/daur hidup tungau telinga Otodectes cynotis, mulai dari telur hingga dewasa memerlukan waktu sekitar 21 hari.  Daur tersebut melaui beberapa tahap dan mengalami perubahan bentuk.
 

siklus hidup ear mite

Tahap 1: Telur
Setelah dewasa, tungau betina biasanya bertelur setiap hari. Setiap hari rata-rata menghasilkan 5 butir telur. Telur-telur tersebut diletakan di saluran telinga kucing. Setelah 4 hari telur tersebut menetas menjadi larva.

Tahap 2: Larva
Setelah menetas, larva tungau hidup dan makan selama 4 hari kemudian beristirahat selama 24 jam. Selama masa istirahat tersebut terjadi pergantian kulit (molting) menuju tahap berikutnya.

Tahap 3: Nimfa
Pada tahap ini bentuk tungau sudah seperti bentuk dewasanya. Bentuk  nimfa ini terdiri dari dua fase yaitu protonimfa dan deutonimfa. Masing-masing fase nimfa makan selama 3-5 hari, istirahat , kemudian molting menuju tahap berikutnya.

Tahap 4: Tungau Dewasa
Tungau dewasa berukuran + 0.4 mm, berwarna putih-krem atau kecoklatan dan dapat diihat oleh mata telanjang. atau kaca pembesar. Tungau teinga hidup dengan memakan sekresi telinga dan jaringan kulit saluran telinga yang mengelupas. Tungau dewasa dapat hidup dan mencapai umur 2 bulan. drh. Neno WS.

Tidak seperti demodex dan scabies, tungau telinga tidak membuat lubang di tubuh induk semangnya. Dalam satu saluran telinga bisa terdapat ribuan tungau dan dapat menular melalui kontak langsung.