Pesan kesalahan

  • Deprecated function: Array and string offset access syntax with curly braces is deprecated in include_once() (line 20 of /home/kucingki/public_html/includes/file.phar.inc).
  • Deprecated function: Array and string offset access syntax with curly braces is deprecated dalam include_once() (baris 14 dari /home/kucingki/public_html/themes/engines/phptemplate/phptemplate.engine).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Notice: Trying to access array offset on value of type int dalam element_children() (baris 6665 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).
  • Deprecated function: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters dalam drupal_get_feeds() (baris 394 dari /home/kucingki/public_html/includes/common.inc).

Apakah Kucing Bermimpi ?

Versi ramah cetakSend by emailPDF version

Sepertinya kucing memang bermimpi. Perhatikan kucing atau anjing Anda saat sedang tidur. Pasti sesekali matanya tampak kedutan dan cakarnya bergerak-gerak, seolah-olah hewan tersebut sedang berlari mengejar sesuatu. Ada juga kucing yang sedang tidur, tiba-tiba mengeong keras seolah-olah sedang marah. Mungkin sedang mimpi buruk dikejar-kejar anjing.

Dr. Matthew Wilson dan Kenway Louie dari Massachusetts Institute of Technology melakukan penelitian menggunakan empat tikus. Mereka menanam elektroda mikro ke hipokampus, bagian otak yang berhubungan dengan proses memori, keempat tikus itu. Lalu mereka mengamati pola-pola gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron atau jaringan syaraf yang dipasangi elektroda.
sleep

Pola gelombang otak tikus yang sedang bermimpi berlarian kesana kemari ternyata sama dengan pola otak tikus yang benar-benar sedang belari. Bahkan, hanya dengan mengamati pola-pola itu, para ilmuwan bisa mengetahui apakah si tikus sedang bermimpi berlari-lari atau sedang duduk-duduk.
 

Lalu mengapa binatang bermimpi ? mungkin untuk mengenang dan mempelajari pengalaman-pengalaman hidupnya.

 

 

Jadi, marilah kita jadikan hidup kucing kesayangan Kita penuh kebahagiaan dan kasih sayang, bebas dari rasa lapar, kehausan dan rasa takut. Sehingga mereka selalu bermimpi indah pada saat tidur (drh. Neno WS).

Dari Reader Digest Agustus 2006